

BNN Provinsi Aceh bersama Bank Indonesia (BI) Aceh Berkolaborasi melaksanakan program pengalihan dari tanaman ganja ke lahan pertanian produktif cabai di wilayah Kabupaten Aceh Besar.
Program yang diberi nama dengan BERDIKARI TANI (Bersih dari narkoba, mandiri dalam ketahanan pangan dan inflasi) tersebut telah dilaunching dan dilaksanakan di Gampong Leungah, Kecamatan Seulimuem, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (23/7).
Adapun komoditas pertanian yang ditanam adalah cabai, dengan total lahan dipersiapkan seluas 10 hektare, dan untuk langkah awal ini baru ditanami cabai seluas tiga hektare, nantinya terus berlanjut.
Kepala BNNP Aceh Brigjen.Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. mengatakan dengan adanya program Berdikari Tani tersebut, diharapkan masyarakat dapat berbondong-bondong untuk beralih menjadi pertanian sebenarnya, dan bakal didukung sepenuhnya baik berupa pelatihan maupun peralatan.
Sementara itu, Plh Kepala Perwakilan BI Aceh, Hertha Bastiawan mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara BI dengan BNNP Aceh dalam rangka mendorong pengembangan alternatif dengan area yang selaras dengan tugas dan fungsi masing-masing lembaga.
Program inovasi Berdikari Tani ini dirancang sebagai upaya nyata untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat, ungkap Hertha.
Untuk mendukung peningkatan kapasitas petani, program ini juga dilaksanakan melalui sosialisasi dan pelatihan instalasi irigasi tetes kepada 30 orang anggota gabungan kelompok tani (Gapoktan) Leungah.
Selain itu, BI Aceh juga memberikan sarana dan prasarana pertanian berupa tiga unit hand traktor yang dapat dimanfaatkan bersama oleh anggota Gapoktan guna pengolahan lahan.

#indonesiabersinar
#indonesiadrugfree
#acehbersinar
